Ringkasan Khutbah Jumat 2015-05-22
Marilah kita senantiasa mempersiapkan bekal kehidupan akhirat kita dengan amal-amal sholeh, karena sesungguhnya Allah S.W.T. akan menghitung amal perbuatan kta.
Pada saat ini kita telah memasuki Bulan Suci Sya'ban, bulan yang terletak di antara Bulan Rajab dan Ramadhan, bulan yang sering dilalaikan orang banyak, sebagaimana Allah S.W.T. telah bersabda bahwa Bulan ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu terletak diantara bulan Rajab dan Ramadhan.
Bulan Sya'ban adalah bulan yang istimewa, keutamaan Bulan Sya'ban adalah diangkatnya amal-amal perbuatan manusia kepada Allah S.w.T. Keistimewaan lain dari Bulan Sya'ban yaitu terletak ditengahnya yang kita kenal namanya dengan Nishfu Sya'ban.
Rasulullah S.A.W. bersabda bahwa:
Rasulullah S.A.W. bersabda bahwa sesungguhnya Allah memeriksa pada setiap malam Nishfu Sya'ban lalu Dia mengampuni seluruh makhlukNya kecuali yang berbuat syirik atau yang bertengkar dengan saudaranya.
Itulah dua keutamaan Bulan Syaban, dimana diangkatnya amal perbuatan manusia dan Allah S.W.T. turun ke langit dunia, lalu Dia mengampuni dosa-dosa seluruh makhluk, kecuali yang melakukan perbuatan syirik dan yang bertengkar dengan saudaranya. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan Bulan Sya'ban ini dengan sebaik-baiknya karena didalamnya penuh dengan keberkahan-keberkahan.
Kemudian amal apakah yang dicontohkan oleh Rasulullah ketika di Bulan Sya'ban ini. Yang pertama diantara amalan-amalan Bulan Sya'ban yang dicontohkan oleh Baginda Rasululah adalah memperbanyak puasa sunnah. Sebagimana diriwayatkan bahwa:
Kemudian Ummul Mukminin Aisyah juga menggambarkan kebiasaan nabi yang menunjukkan amal di Bulan Sya'ban ini.
Dalam ungkapan bahasa Arab, sebulan penuh dapat dikatakan untuk mengungkapkan sebagian besar hari dari suatu bulan. Adapun mengkhususkan berpuasa pada satu atau dua hari terakhir Sya'ban hukumnya adalah makruh kecuali berpuasa wajib akibat Nazar, Qada atau kafarat ataupun puasa sunnah yang sudah biasa dia lakukan.
Rasulullah bersabda bahwa:
Amalan kedua pada Bulan Sya'ban adalah melunasi hutang-hutang puasa, khusunya bagi kaum muslimah, sebagaimana Aisyah R.A. menyampaikan bahwa:
Oleh karena itu bagi kita yang belum mengqada puasa-puasa kita sebelumnya hendaklah kita ganti di Bulan Sya'ban ini.
Kemudian amalan ketiga pada Bulan Sya'ban ini adalah memperbanyak amalan ibadah pada umumnya, baik menggiatkan shalat rawatib, shalat malam, tilawah Qur'an, sedekah dan lain-lain. Oleh karena Bulan Sya'ban ini bulan diangkatnya amalan kita, maka alangkah baiknya ketika amal kita diangkat, amal kita benar-benar bagus pada bulan ini.
Demikian catatan ini, semoga bermanfaat.
Sumber:admin
Tidak ada komentar :
Posting Komentar